BISNIS

Medan Bioenergy Nusantara Garap Limbah Sawit di Sulawesi

SUARA PEMBARUAN.NEWS, MAKASSAR-Potensi perkebunan dan pengolahan kelapa sawit di Provinsi Sulawesi Selatan cukup besar dan memberi peluang usaha yang menjanjikan bagi bisnis pengolahan limbah sawit dan limbah minyak goreng rumah tangga.

Salah satu perusahaan yang mengarap limbah tersebut adalah PT Medan Bioenergy Nusantara (MBN) yang berpusat di Jakarta dan siap membeli hasil limbah pabrik minyak kelapa sawit dengan harga yang disepakati bersama, dengan begitu pihak pabrik tidak lagi repot dalam membuang limbahnya.

Namril, manajer divisi limbah minyak goreng rumah tangga dan usaha mikro, PT. MBN perwakilan area Sulawesi mengatakan, PT MBN Area Sulawesi siap beroperasi secara resmi mulai pekan depan dan telah menunjuk seorang pengusaha Muh. Abduh Bakry Pabe sebagai kuasa perwakilan perusahaan untuk wilayah Sulawesi, melalui surat PT MBN bernomor : 01/SKPPAO/X/2021 tentang kuasa pengadaan Palm Acid Oil atau limbah pabrik minyak sawit di wilayah Sulawesi.

Baca Juga :  Rencana Pemekaran Provinsi Papua Menjadi Tiga Provinsi Baru

Surat Penunjukan kuasa perusahaan tersebut ditandatangani kantor pusat PT. MBN yang diwakili  Ajie W Priakbar Business Developer PT. MBN.

“Dengan kuasa penunjukan ini, saya bersama asisten saya, Namril, akan memaksimalkan kerjasama dengan beberapa pabrik minyak kelapa sawit yang ada di Sulawesi,” ujar ABP singkatan nama Abduh Bakry Pabe, Rabu (06/10/2021).

“Kami jemput limbah hasil pabrik minyak kelapa sawit di lokasi pabriknya, ini yang akan kami lakukan,” kata Abduh, politisi PAN Sulsel.

Namril, manajer divisi limbah minyak goreng rumah tangga dan usaha mikro, PT. MBN perwakilan area Sulawesi mengatakan,  MBN Area Sulawesi siap beroperasi secara resmi pekan depan dan optimis target bisa tercapai.

Baca Juga :  Intergrasi Omni Channel, Pelanggan Telkomsel Prabayar Beli Paket Data #PastiMurah Cukup dengan Scan QR Code

▪︎M Kiblat Said

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button