HEALTH

16 Kasus Virus Omicron di Jatim Diwaspadai

Delapan Orang Warga Jatim Terkena Omicron, Tiga Orang Sembuh

SuaraPembaruan.News, SURABAYA –  Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali mendeteksi sebanyak tujuh orang warga pasien terkonfirmasi varian Omicron. Dengan demikian, per hari Sabtu (15/1) ini tercatat delapan kasus konfirmasi varian Omicron berada di Jawa Timur.

“Ketujuh pasien tersebut merupakan hasil pemeriksaan sampel Whole Genome Sequencing (WGS) dari delapan belas total sampel WGS yang dikirimkan ke Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair). Dan hasilnya keluar pada tanggal 14 Januari 2022,” ujar
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dr dr Erwin Astha Triyono SpPD KPTI, Sabtu.

Ia lebih lanjut mengatakan, dari tujuh pasien terkonfirmasi terbaru, lima orang berasal dari Surabaya, antara lain TGO (4) laki-laki, FP (32) perempuan, AR (4) laki-laki, QIZ (2) perempuan, FI, (61) perempuan.

Baru kemudian satu orang berasal dari kota Malang, yaitu MA ( 40) laki-laki dan satu orang berasal dari kabupaten Malang, yaitu LI (29) perempuan, katanya sambil menambahkan dari delapan pasien yang terkonfirmasi positif Omicron, tiga orang sudah dinyatakan sembuh berdasarkan dua kali hasil PCR negatif.

Sehingga, saat ini tinggal lima orang yang masih positif Omicron, di mana satu orang sedang menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (isoter) dan empat orang lainnya melakukan isolasi mandiri dengan telemedicine. “Seluruh pasien hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala,” lanjutnya.

Baca Juga :  Tinjau Vaksinasi Akpol 97, Kapolri: Pertumbuhan Ekonomi Diiringi Strategi Pengendalian Covid-19

Terkait dengan temuan ini, dokter Erwin mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah jika tidak ada keperluan mendesak. Selain itu, protokol kesehatan 6M harus dijalankan secara disiplin.

Dan yang tidak kalah penting adalah percepatan vaksinasi dosis lengkap bagi seluruh masyarakat, vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun, serta vaksinasi booster yang diprioritaskan bagi lansia dan masyarakat rentan.

“Penting sekali bagi kita untuk saling menjaga orang-orang terdekat agar tidak tertular Covid-19, terlebih dengan adanya varian Omicron saat ini.

Jadi saya tegaskan kembali agar tetap jalankan protokol kesehatan 6M secara disiplin dan lakukan vaksinasi dosis lengkap untuk melindungi diri dan kebaikan kita bersama,” ujar dia.

Dari Jakarta Sementara itu Pemkot Surabaya menjelaskan saat ini ada empat orang pasien Covid-19 varian Omicron di Kota Pahlawan. Seluruh pasien ini baru pulang dari luar kota.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Institute of Tropical Disease (ITD) Unair, Jumat (14/1/2022) kemarin, ada empat orang pasien Omicron. Mereka baru melakukan perjalanan dari Jakarta,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Sabtu (15/1).

“Keempat pasien tersebut langsung menjalani karantina. Pasien ini disebut masuk kategori tanpa gejala,” katanya sambil menambahkan, kendati demikian, CT Value nya tinggi dan mereka dalam keadaan OTG (Orang Tanpa Gejala). Insya Allah dalam beberapa hari ke depan juga bisa segera negatif,” harap Cak Eri.

Baca Juga :  Susah Tidur? Berikut Tips Cepat Tidur Dalam 30 Detik

Sebagai langkah preventif, Pemkot Surabaya melalui Dinas Kesehatan langsung melakukan tracing kepada keluarga dan tetangga sekitar pasien tersebut.

Hasilnya, seluruh keluarga dan tetangga terdekat dinyatakan negatif. “Mereka ada kegiatan di Jakarta dan beberapa hari tinggal di sana. Tapi, mereka tidak satu keluarga,” jelasnya. Meski demikian, Cak Eri berharap kepada seluruh warga yang telah melakukan perjalanan dari luar Kota Surabaya, untuk segera melakukan tes. Sehingga, mengetahui kondisi kesehatannya masing-masing.

“Alhamdulilah di Surabaya ini masih bisa dikendalikan. Artinya, yang terpapar adalah orang yang baru melakukan perjalanan luar kota dan bukan warga yang berada di lingkup Surabaya,” ujarnya sambil menambahkan, harapannya agar warga Surabaya tetap tenang. Insya Allah penanganan itu kami lakukan dengan imun alami kita dan tetap menjaga protokol kesehatan sehingga bisa terhindar,” tandasnya.

Di luar itu, dua pasien positif Covid-19 yang sebelumnya terdiagnosa terpapar varian Omicron, 2 Januari lalu sudah dinyatakan sembuh. Kasus Omicron pertama di Surabaya ini sebelumnya diketahui baru datang dari liburan di Pulau Bali. [SPNews/Aries Sudiono]

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button