REGIONAL

Jelang Ramadan Harga Dading di Bengkulu Melonjak Rp 140.000/Kg

Bengkulu, suarapembaruan.news Sehari menjelang bulan Ramadan 1443 Hijriyah harga daging sapi segar di Kota Bengkulu, melonjak tajam dari Rp 120.000 menjadi Rp 140.000/kg, menyusul permitaan dari masyarakat untuk kebutuhan sahur bulan Ramadan meningkat dari sebelumnya.

Pantuan SPnews di pasar tradisional Panorama, Kota Bengkulu, Jumat (1/4/2022), harga daging sapi segar melonjak dari semula Rp 120.000 menjadi Rp 140.000/kg. Sedangkan daging impor masih bertahan dikisaran Rp 80.000-Rp90.000/kg.

Selain daging sapi melonjak sehari menjelang memasuki bulan Ramadan harga ayam potong juga ikut meningkat, jika sebelimnya hanya Rp 30.000 kini menjadi Rp 40.000/kg. Demikian pula barang kebutuhan pokok lainnya, seperti gula pasir dari Rp 14.000 menjadi Rp 16.000/kg, terigu dari Rp 10.000 menjadi Rp 12.000/kg dan cabai merah panjang kriting juga ikut naik dari Rp 38.000 menjadi Rp 50.000/kg.

Meski harga daging dan beberapa jenis barang sembako bergerak naik, tapi persediannya di tangan pedagang dalam keadaan cukup, sehingga berapapun permitaan pembeli dapat di atasi para pedagang setempat.

Asmadi (38), pedagang daging di Pasar Panorama, Kota Bengkulu, mengakui meski harga daging naik, tapi persedian ditangan pedagang setempat cukup banyak. Dengan demikian, berapapun permitaan konsumen dapat di atasi pedagang.

Demikian pula halnya persedian sejumlah barang sembako di tangan pedagang juga tersedia cukup banyak. “Kenaikan harga daging sapi dan barang sembako di Bengkulu, saat ini bukan dikarena stok terbatas dan permintaan meningkat, tapi memang harganya ditingkat pedagang besar sudah mengalamu kenaikan sebelum memasuk bulan Ramadan,” ujarnya.

Baca Juga :  Museum Kota Lama Segera Dibuka, Hendi Minta Pengaturan Prokes

Demikian dengan harga daging sapi kenaikanya bukan disebabkan persedian terbatas, tapi memang harga sapi di tingkat peternak memang tinggi, sehingga pedagang terpaksa menyesuaikan harga jula kepada konsumen.

“Jadi, harga daging sapi melonjak tajam memasuki bulan Ramandan bukan karena ulah pedagang ingin dapat untung besar karena permintaan meningkat, tapi menyesuaikan harga pembelian sapi di tingkat peternak setempat,” kata Asdi (47), pedagang daging di Kota Bengkulu.

Asdi menambahkan, diperkirakan harga daging akan meningkat lagi pada Sabtu (2/4/2022), karena permintaan barang tersebut lebih banyak lagi dari komsumen karena sebagian warga Bengkulu, baru berpuasa hari Minggu (3/4/2022).

“Kita perkirakan harga daging pada Sabtu nanti Rp 150.000/kg, tapi kenaikan ini biasanya hanya sebentar saja setelah itu kembali normal. Harga daging akan naik lagi pada H-3 Idulfitri 1443 Hijriyah mendatang. Ini biasa Mas setiap awal puasa dan menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.

Namun, lain halnya dengan harga sembako biasanya terus bergerak naik hingga mendekati Hari Raya Idulfitri. Apalagi minyak goreng terus meroket hingga Rp 24.000/liter untuk kemasan plasitk dan migor curah Rp 17.000-Rp 18.000/liter.

Baca Juga :  Peringati HPN, Wartawan Pemprov Jatim Bedah Tiga Tahun Kinerja Khofifah-Emil

Stok minyak goreng (Migor) di pasar-pasar dalam Kota Bengkulu, saat ini sudah mulai normal kembali setelah sempat langka pada awal Maret lalu. Hanya saja harganya tinggi untuk kemasan plastik berbagai merek rata-rata Rp 24.000/liter dan migor curah Rp 18.000/liter.

Demikian pula stok berbagai jenis sembako lainnya juga cukup banyak meski harga terus merangkak naik. Sedangkan harga beras lokal saat ini masih stabil karena para petani di sejumlah daerah tengha melaksanakan panen raya. Harga beras lokal kualitas I Rp 12.000/kg, kualitas II Rp 11.000 per kg, dan beras kualitas III jenis medium Rp 10.000 per kg, termasuk beras Bulog.

Asisten II Pemprov Bengkulu, Fachriza Razie mengakui, stok sembako menjelang bulan Ramadan di Provinsi Bengkulu, tersedia cukup banyak, sehingga masyarakat tidak perlu melakukan aksi borong sembako.

“Kita jamin stok sembako di Bengkulu, selama Ramadan hingga Idul Fitri dalam keadaan aman. Sejauh ini pasokan sembako ke pasar-pasar tradisional di Bengkulu, termasuk migor berjalan lancar sehingga stoknya di tangan pedagang melimpah,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya meminta Disperindag Bengkulu, agar terus memantau perkembangan harga sembako, termasuk persediannya masing-masing pasar tradisionakl di daerah ini. Jika terjadi kelangkaan sembako maka segera dilakukan tindakan dilapangan sehingga agar tidak melonjak tajam. (SPnews/Usmin)

 

 

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button