NASIONAL

Syahrul : Harga Diri Lebih Tinggi dari Pangkat dan Jabatan

Mundur dari Jabatan Mentan

Jakarta. Suarapembaruan.news- Prof. Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, S.H., M.Si.,MH (SYL) mengundurkan diri dari jabatan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Mentan RI), Kamis (5/10/2023).

Menteri Pertanian Indonesia ke-28 yang dilantik Presiden Joko Widodo tanggal 23 Oktober 2019 di Kabinet Indonesia Maju Periode 2019-2024, itu menyampaikan surat pengunduran dirinya melalui Mensesneg Pratikno untuk disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

Menurutnya, alasan mengundurkan diri dari jabatan Mentan karena ada masalah hukum yang harus dihadapi.

“Saya harus secara serius menghadapinya, walupun saya berharap jangan ada stigma dan presumption of innocence¬† maksudnya menghakimi saya, biarkan proses hukum berlangsung dengan baik dan saya siap menghadapinya,” ujar SYL kepada wartawan, Kamis.

Baca Juga :  Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo Bebas Bersyarat

SYL mengatakan, diriya meniti karier dari lurah, camat, 25 tahun menjadi kepala daerah, diantaranya 10 tahun menjadi Bupati Gowa, 5 tahun jadi Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), 10 tahun jadi Gubernur Sulsel, baru merasa ada hal-hal seperti ini. Oleh karena itu saya butuh waktu karena saya baru pulang dari Roma menerima penghargaan atas nama bapak presiden.

Saya memilih mundur dan berharap tidak sedikitpun mengganggu kinerja presiden, lebih baik saya mengambil sikap seperti ini, jelasnya.

Mundur dari jabatan dilakukan SYL demi harga diri dan itu adalah sikap kesatria Bugis-Makassar.

“Saya orang Bugis Makassar, rasanya harga diri jauh lebih tinggi dari pada pangkat dan jabatan. Biarkan saya hadapi ini dan berikan saya kesempatan untuk membuktikan bahwa saya terbiasa mengurus rakyat,” tandasya.

Baca Juga :  Pengusaha Konstruksi Palu Mengadu ke Menteri BUMN

SYL mengatakan, nasihat-nasihat orang tua dan budaya Bugis-Makassar kalau berani berbuat, berani bertanggung jawab dan saya siap bertanggung jawab.

Belum ada penggilan, belum ada apa-apa, saya cuma baca di medsos soal tersangka, pada saat saya sedang berhadapan dengan menteri dari Italia dari Spanyol.

SYL merasa letih dan kepada awak media yang mengerumuninya di Istana Negara, ia minta kesempatan untuk beristrahat. “Cape sekali rasanya menghadapi ini semua, belum ada istrahat, saya tadi juga baru diperiksa di Polda Metro Jaya,” katanya. (SP.news/M Kiblat Said)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button